Bandung Barat — Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Fraksi PKS, Sri Dewi Anggraeni bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat menyalurkan bantuan bahan pangan kepada masyarakat di wilayah rentan rawan pangan di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (22/5/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan di dua kecamatan, yakni Gununghalu dan Sindangkerta yang juga merupakan daerah pemilihan Sri Dewi Anggraeni. Sebanyak 270 kepala keluarga menerima bantuan berupa beras, telur, dan minyak goreng.
Sri Dewi Anggraeni mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk membantu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang masih tinggi. Menurutnya, penerima bantuan diprioritaskan bagi warga yang belum mendapatkan bantuan sosial dari program lain.
“Kami berharap bantuan ini bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dan memberikan sedikit ruang bagi mereka untuk bernapas lega,” ujarnya.
Selain bantuan pangan, Sri Dewi juga menekankan pentingnya edukasi ketahanan pangan keluarga. Ia mendorong masyarakat untuk mulai memanfaatkan lahan sekitar rumah dengan menanam tanaman pangan, beternak kecil, maupun budidaya ikan sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan rumah tangga.
Berdasarkan data DKPP Jawa Barat, wilayah selatan Bandung Barat seperti Sindangkerta, Gununghalu, dan Rongga termasuk daerah yang memiliki tingkat kerentanan pangan cukup tinggi. Karena itu, program bantuan pangan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Sri Dewi menambahkan, selain bantuan langsung, pemerintah juga terus menghadirkan program pendukung seperti gerakan pangan murah dan operasi pangan bersubsidi untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
Ia berharap berbagai program tersebut dapat menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya saat kondisi ekonomi dan harga bahan pokok masih menjadi tantangan bagi banyak warga.

