DPRD Jabar Dorong Penguatan Benih Unggul untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Sektor pertanian masih menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi Jawa Barat. Untuk mendukung kemajuan sektor ini, diperlukan berbagai upaya strategis, salah satunya melalui penguatan penggunaan benih unggul yang berkualitas dan adaptif terhadap perubahan iklim.

Anggota DPRD Jawa Barat, Sri Dewi Anggraini, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, balai benih, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam memperkuat sektor pertanian di Jawa Barat. Menurutnya, kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan dapat menjadi kunci dalam mendorong inovasi serta meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Dalam kunjungan kerja ke Balai Benih Hortikultura Jawa Barat, Sri Dewi menyampaikan bahwa ketersediaan benih berkualitas merupakan fondasi utama untuk membangun pertanian yang tangguh dan memiliki daya saing tinggi. Benih unggul yang mampu beradaptasi terhadap berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim, dinilai dapat meningkatkan hasil produksi sekaligus mendukung kesejahteraan para petani.

Pengembangan benih unggul hortikultura juga menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan. Dengan dukungan program yang tepat sasaran serta kerja sama yang kuat antara berbagai pihak, sektor pertanian Jawa Barat diharapkan mampu berkembang lebih maju, mandiri, dan menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Komisi II DPRD Jawa Barat optimistis bahwa penguatan sektor perbenihan akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hasil pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Upaya ini juga merupakan bagian dari komitmen untuk mewujudkan Jawa Barat yang lebih maju dan sejahtera melalui sektor pertanian yang kuat, inovatif, dan berdaya saing.

Sumber: Artikel “DPRD Jabar Dorong Penguatan Benih Unggul, Sri Dewi Anggraini: Sinergitas Penting untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian” oleh Candra Permana, Mediaseruni.id, 6 Juni 2026.